Tampilkan postingan dengan label Junos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Junos. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2016

Udah lama mau posting ini, cuma ga sempet aja, yups ga sempet jadi alasan klasik untuk males posting.

Gini, kemaren sempet update CV, eh update GNS3  maksudnya. hehhe setelah di update ke 1.4.6 (sekarang 1.5.1) nyoba Qemu ASA 8.2 yang biasanya bisa kok ga bisa. sempet bingung kenapa ga bisa >.<
akhirnya googling sana sini, ternyata ada qemu ASAv 951, tapi jalannya di IOUVM GNS3
yang mau download bisa di sini http://certcollection.org/forum/topic/282145-gns3-14rc2-vm-with-iou-iosv-ios-xrv-csr1000v-nxosv/
ini hasilnya :




ga sengaja ketemu blog lagi, lupa bokmak linknya, intinya kita bisa jalanin standalon di menu qemu gns3nya,
caranya kita tarik data yang ada di IOUVM GNS3 ini, dengan menggunakan winSCP terus masuk ke menu gns3/images/Qemu nah kopi tuh semua datanya.

terus tinggal import ke Qemu gns3 agan.

sukses semua, vIOS dan IOS-XR juga jalan. tapi makan memory ram yg lumayan :(




Senin, 30 November 2015

Sedikit merasa gregetan juga dan pengen upgrade ke level expert jika kita sudah milikin satu sertifikasi, ini semacam membuat kecanduan sehingga ingin belajar lebih dan lebih, pengen tau ini dan itu. ya awalnya sih emang ada kompor juga untuk segera naik ke jenjang selanjutnya, harus di akui ada rasa kecemburuan sosial memang, tapi jika kita lengah sedikit saja kita kehilangan momen dan kehilangan rejeki. huhuhuuuu...
ada yang ngerti saya ngetik apa? -_-






















iseng2 berhadiah akhirnya dapet diskon 50% lumayan kan, berarti itu artinya saya harus gunain biar ga jadi mubazir, hahaha
yang jadi pertanyaan adalah saya siap atau di paksakan siap?
saya mau menikmati waktu belajar, waktu bekerja dan waktu bermain, biarkan waktu menjawab bahwa saya akan menjadi seseorang yang mampu dan ahli, bukan sesuatu yang dipaksakan, kamu bisa ini dan itu, bukan yang di tunjuk untuk bisa, bisanya bisa di bentuk dengan sistem karbitan.

semoga saya bisa lulus dengan hasil yg maksimal.

salam

Kamis, 12 November 2015

Lanjut pada kasus ospf gan, nah sekarang bikin kasus seperti ini,
berikut topologinya



















berbeda dengan single area, ini terdapat area yang berbeda, waktu itu saya sempet posting mengenai OSPF area, nah kali ini kita mencoba memperaktekan konfigurasi ospf area, ohya berarti konfigurasi seperti ini masih dalam area internal, dan router R3 adalah sebagai ABR kan. jadi ABR adalah sebuah jembatan atau penghubung antara area 0 dan area 1.

masih dengan hal yang sama saya menggunakan Juniper olive on vmware untuk memperaktekan ini dan Logical Router tentunya.

kita buat konfigurasi setting IP addressnya di setiap Logical Router

R1
set logical-routers R1 interfaces em0 unit 1 vlan-id 123set logical-routers R1 interfaces em0 unit 1 family inet address 13.13.13.1/24set logical-routers R1 interfaces lo0 unit 1 family inet address 1.1.1.1/32

R2
set logical-routers R2 interfaces em1 unit 2 vlan-id 123
set logical-routers R2 interfaces em1 unit 2 family inet address 13.13.13.2/24
set logical-routers R2 interfaces lo0 unit 2 family inet address 2.2.2.2/32

 R3set logical-routers R3 interfaces em0 unit 3 vlan-id 34set logical-routers R3 interfaces em0 unit 3 family inet address 34.34.34.1/24set logical-routers R3 interfaces em2 unit 3 vlan-id 123set logical-routers R3 interfaces em2 unit 3 family inet address 13.13.13.3/24set logical-routers R3 interfaces lo0 unit 3 family inet address 3.3.3.3/32
R4set logical-routers R4 interfaces em1 unit 4 vlan-id 34
set logical-routers R4 interfaces em1 unit 4 family inet address 34.34.34.2/24
set logical-routers R4 interfaces lo0 unit 4 family inet address 4.4.4.4/32
ketika sudah di konfigurasikan smua vlan dan ip addressnya semuanya setelah itu kita konfigurasikan routing protocolnya, atau bisa juga verifikasi apakan antar vlan sudah bisa terkoneksi
R1 
set logical-routers R1 protocols ospf area 0.0.0.0 interface em0.1
set logical-routers R1 protocols ospf area 0.0.0.0 interface lo0.1 passive
R2set logical-routers R2 protocols ospf area 0.0.0.0 interface lo0.2 passiveset logical-routers R2 protocols ospf area 0.0.0.0 interface em1.2
R3set logical-routers R3 protocols ospf area 0.0.0.1 interface em0.3set logical-routers R3 protocols ospf area 0.0.0.0 interface em2.3set logical-routers R3 protocols ospf area 0.0.0.0 interface lo0.3 passive
R4set logical-routers R4 protocols ospf area 0.0.0.1 interface lo0.4 passive
set logical-routers R4 protocols ospf area 0.0.0.1 interface em1.4
saatnya verifikasinya gansss...




























lanjut sendiri ya untuk verifikasi tiap routernya
sekarang cek database ospfnya tiap2 router apa ada perbedaan?

















bisa di lihat perbedaannya bahwa router R3 atau router ABR hampir menyimpan semua database dari tiap area. show ospf database digunakan untuk melihat OSPF LSA Type

sekarang coba untuk cek neighbor

















nah show neighbor ini digunakan untuk melihat status ospf mulai dari update sampe down nya.
semua perintah show di atas berguna untuk memverifikasi apa yang sudah kita konfigurasikan di atas sudah benar dan menunjukan bahwa loopback router neighbor sudah terdeteksi. kalo gitu kita test ping antar loopback router.














oke berarti kita sudah selesai di materi ini,
nanti kita coba untuk kombinasikan OSPF dengan LSA lainnya dan juga dengan protocol lainnyaa..

semoga bermanfaat

Rabu, 11 November 2015

Kemarin, tepatnya 19 Oktober 2015 mencoba peruntungan untuk ujian sertifikasi Juniper, udah milih sesuai jadwal kerja yang free karena saya kerja shifting, jadi dapet kebagian hari senin libur. saya juga milih tempat yang deket dari rumah lebih tepatnya sih akses yang gampang dan tempatnya ga asing. hehehe awalnya saya cuma tau di binus tapi ternyata di binus center ga ada jadwal yang pas akhirnya saya milih tempat ujian di rasuna sahid deket epicentrum, kebetulan tempat kongkow kongkow. hahaha

saya belajar dan matenging ilmu yang saya belajar di IDN dan juga saya buka2 vce exam tentunya, saya mengalami kesulitan untuk belajar dan baca2 vce karena sibuk sama kerjaan, sebenernya kerjaan saya ini bidang IT Network tapi bukan hanya implementasi aja yang di kerjain tapi juga di operationalkan dan juga untuk t-shot ke users. eh iya bukan hanya perangkat network aja yg saya pegang tapi Hardware dan software juga saya handle. :baca superman  hahaha kalo ada troble pasti yg macem2 :v

itu sebabnya kenapa saya mau ujian sertifikasi dan belajar terus mengenai network, saya mau mengakhiri penderitaan ini dan mendapatkan penderitaan baru, yang lebih menantang yang lebih mumet. untuk itu saya bertekad untuk keluar dari zona nyaman, biar ga sampe tua jadi superhero terus. 

 kalo ada yang nanya kenapa saya baru ambil belajar network dan ujian sekarang? hmm. saya belajar networking dari saya SMK, karena saya smk TKJ, ciee mana nih anak tkj. waktu lulus smk saya coba nyari kerjaan dulu di bidang IT support dan kandidatnya rata2 udah sarjana :v saya punya semangat belajar yang tinggi walau sekolahan saya sangat suram untuk belajar tkj nya -_- masih mending lah saya mencoba untuk berada pada passion saya, karena banyak temen saya yang jadi penjaga swalayan padahal jurusannya otomotif dan ada yg penjaga gudang dan ada juga yg pada kawin. hahaha

lalu saya kuliah dan masuk organisasi yang buat saya semakin memperdalam ilmu network dan mulai mencari relasi. lho terus yang jadi pelamar pekerjanya? diterima ga? hahahahaha ini yang akan jadi cerita lucu saya dimasa depan. saya sering dapet panggilan interview saking banyaknya sampe bingung mau datengin yg mana :gaya kaya ini akan jadi cerita yang panjang, saya coba buat postingan baru aja deh nanti. hehehe

asem jadi makin absurd ini postingan gw. hahhahaa
intinya gw luluss hahahaha




Rabu, 07 Oktober 2015

masih banyak yang bingung dengan fitur logical router ini, apa lagi pas liat postingan2 sebelum nya yang membahas routing ini dan itu, "ko ngonfignya ada  logical system R1, R2 etc gan?"
untuk itu ane mau menjelaskan secara spesifik, meski di web junipernya juga sudah di bahas mengenai apa itu logical sytem atau logical router.
"Beginning with Junos OS Release 9.3, the logical router feature has been renamed logical system"
 berarti kalo masih pake Junos OS dibawah 9.3 masih menggunakan logical router tapi kalo udah menggunakan Junos versi 9.3 ke atas berarti menggunakan logical system. yang ane pake adalah versi 12, bahkan sekarang udah release yang ke 13 ketas

Logical System Adalah salah satu keunggulan dari perangkat Juniper untuk memperbesar dan mempermudah kemampuan administrasi dari perangkat juniper. logical system merupakan subnet dari perangkat fiskal router yang memiliki routing table, interface, policy, routing instance.








jadi istilahnya ada router di dalam router, atau bisa di buat ada routing didalam routing, atau ada user di dalam user :p terserah kita bisa manage apa aja sesuka kita didalam logical system ini :D
ini cocok banget buat saya dan kita2 yang pengen belajar gimana caranya routing protocol dengan 20 router, tapi tanpa resource yang besar, hemat bukan :D
intinya didalam satu router atau satu vmware kita bisa membuat banyak router didalamnya.

jadi kita bisa Konfigurasi seperti ini dalam satu router atau vmware:





 




root# set logical-systems R1                                                  
root# set logical-systems R2

Konfigurasi Interface :
[edit logical-systems R1]
root# set interfaces em0.1 family inet address 12.12.12.1/30
[edit logical-systems R2]
root# set interfaces em1.1 family inet address 12.12.12.2/30
Konfigurasi VLAN ID
[edit logical-systems R1]
root# set interfaces em0.1 vlan-id 12
[edit logical-systems R2]
root# set interfaces em1.1 vlan-id 12
sekarang test Verification
[edit]
root# run ping 12.12.12.1 logical-system R2
PING 12.12.12.1 (12.12.12.1): 56 data bytes
64 bytes from 12.12.12.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=1.521 ms
64 bytes from 12.12.12.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.635 ms
64 bytes from 12.12.12.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.295 ms
^C
--- 12.12.12.1 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 0.295/0.817/1.521/0.517 ms
ping x.x.x.x logical-system R2 bermaskud dari logical system R2 melakukan request ping icmp ke 12.12.12.1 ip tentangganya.
untuk verifikasi show route, show bgp, dll hampir sama cuma di tambahkan aja belakangnya logical system name.

owh iya hampir kelupaan router tidak akan jalan sebagai vlan jika kita tidak mengaktifkan konfigurasi tersebut.

root# set interfaces em0 vlan-tagging
root# set interfaces em1 vlan-tagging
supaya mereka dalam keadaan switching..
lalu muncul pertanyaan, "gimana caranya dari logical router tersebut bisa konek ke interfaces fisik?"
jika menggunakan vmware tidak bisa, tapi kalo menggunakan router beneran ya tentu bisa :D

oke sekian pembahasaan mengenai logical system atau logical router.
hehehe sumur dari bukunya IDN dan mas bro barly :D
 

Sabtu, 03 Oktober 2015










waktu itu pernah di bahas mengenai OSPF area kan ya, nah sekarng kita belajar konfigurasi single area dulu, setelah itu kita konfigurasi multi area dan external router lainnya.

Parameter :
  • R1 bisa ping Loopback R2
  • R2 bisa ping Loopback R1

OSPF Single Area - Konfigurasi Interface
 R1
set logical-systems R1 interfaces em0 unit 0 vlan-id 12
set logical-systems R1 interfaces em0 unit 0 family inet address 12.12.12.1/30
set logical-systems R1 interfaces lo0 unit 1 family inet address 1.1.1.1/32


R2
set logical-systems R2 interfaces em1 unit 0 vlan-id 12
set logical-systems R2 interfaces em1 unit 0 family inet address 12.12.12.2/30
set logical-systems R2 interfaces lo0 unit 2 family inet address 2.2.2.2/32








OSPF Single Area - Konfigurasi Routing Protocol
set logical-systems R1 protocols ospf area 0.0.0.0 interface em0.0
set logical-systems R1 protocols ospf area 0.0.0.0 interface lo0.1 passive


set logical-systems R2 protocols ospf area 0.0.0.0 interface em1.0
set logical-systems R2 protocols ospf area 0.0.0.0 interface lo0.2 passive

command "passive" berfungsi untuk mengadvertise address loopback namun tidak menjalankan protocol ospf pada interface tersebut.


untuk memastikan bahwa protocol dynamic routing berjalan dengan baik, maka kita perlu melakukan verifikasi dengan menggunakan command "show route, ospf neighbor, ospf interface, ospf database.

Verifikasi Routing Protocol
R1
root# run show route logical-system R1

inet.0: 5 destinations, 5 routes (5 active, 0 holddown, 0 hidden)
+ = Active Route, - = Last Active, * = Both

1.1.1.1/32         *[Direct/0] 00:15:18
                    > via lo0.1
2.2.2.2/32         *[OSPF/10] 00:10:14, metric 1
                    > to 12.12.12.2 via em0.0
12.12.12.0/30      *[Direct/0] 00:10:54
                    > via em0.0
12.12.12.1/32      *[Local/0] 00:10:54
                      Local via em0.0
224.0.0.5/32       *[OSPF/10] 00:18:51, metric 1
                      MultiRecv





R2
root# run show route logical-system R2

inet.0: 5 destinations, 5 routes (5 active, 0 holddown, 0 hidden)
+ = Active Route, - = Last Active, * = Both

1.1.1.1/32         *[OSPF/10] 00:12:05, metric 1
                    > to 12.12.12.1 via em1.0
2.2.2.2/32         *[Direct/0] 00:17:09
                    > via lo0.2
12.12.12.0/30      *[Direct/0] 00:12:45
                    > via em1.0
12.12.12.2/32      *[Local/0] 00:12:45
                      Local via em1.0
224.0.0.5/32       *[OSPF/10] 00:20:41, metric 1
                      MultiRecv











PING - Verifikasi
R1
[edit]
root# run ping logical-system R1 2.2.2.2
PING 2.2.2.2 (2.2.2.2): 56 data bytes
64 bytes from 2.2.2.2: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.843 ms
64 bytes from 2.2.2.2: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.969 ms
64 bytes from 2.2.2.2: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.370 ms
^C
--- 2.2.2.2 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 0.370/0.727/0.969/0.258 ms


R2
root# run ping logical-system R2 1.1.1.1
PING 1.1.1.1 (1.1.1.1): 56 data bytes
64 bytes from 1.1.1.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.542 ms
64 bytes from 1.1.1.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.724 ms
64 bytes from 1.1.1.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.645 ms
^C
--- 1.1.1.1 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 0.542/0.637/0.724/0.075 ms



Nah PR nih.....



Routing Protocol OSPF ini sebetulnya materinya sangat banyak dan cukup rumit perhitungannya :D
ane coba ambil garis secara besarnya saja yak,
ane cuma berbekal training di IDN dan self study di rumah dari tahun 2012,
ospf di cisco, mikrotik dan vondor lainnya penerapannya sama, cuma konfigurasi saja yang membedakannya. hehhheh simpel amat yak :v

OSPF singkatan dari Open Shortest Path First menggunakan linkstate protocol jadi masuk katagori Interior gateway protocol, mempunyai path ke tujuan atau neighbor menggunakan algoritma Djikstra, jadi untuk mencari jalur terbaik (best path) menggunakan perhitungan cost (10^8/bandwitdh).
ospf juga menggunakan LSA = Link State Advertisement, nah ini banyak lagi pembahasannya, lain Kali ane bahas secara menyeluruh deh kalo udah ambil CCNP atau JNCIP, hehhehe kadang masih berbelit ngejelasin masalah ini.

Intinya OSPF kudu punya area masing2 berdasarkan posisinya dalam sebuah area, karena jika 100 router dalam 1 area sangat tidak efektif dan memakan resource yang besar, karena router2 nantinya akan menerima update, table routing dan managemen akan makin rumit. satu area ospf maksimal berapa router ane lupa juga yang ini. hehehe pastinya ada berapa router maksimum dalam satu area, nanti kalo inget ane update. hehhe

gambar tersebut juga jadi alasan kenapa router ospf di pisahkan oleh berbagai area, nah ini berkaitan dengan LSA tadi.
berikut penjelasannya berbagai area :
- ada Backbone area yaitu area yang berada di tengah2 yang menghubungkan area2 di sekitarnya, biasanya di tandai area 0.
- ada juga Internal area yaitu area2 yang berada dalam satu area yang sama, router2 yang berada dalam area yang sama mengganggap mereka adalah internal router jadi fungsinya hanya memberikan dan menerima informasi di area tersebut.
-  ada ABR atau Area Border Router yaitu router penghubung atau perbatasan antara area2 yang lain., maka tugasnya hanya melakukan penyatuan antara area 0 dan area lainnya.
- Autonomus System Borderry Router (ASBR) nah yang ini sebenarnya berada paling luar dari sisi ospf atau mereka di sebut external router. namun ASBR kumpulan router yang masih dalam hak administrasi, satu kepemilikan, satu kepentingan dan di konfigurasi dengan policy yang sama (AS).

ada juga jenis2 OSPF area lainnya,
area backbone, standar area yaitu area selain backbone atau area 0.
kaya stub area, nah stub area adalah area yang berada pada jaringan paling akhir atau ujung yang tidak memiliki cabang lain, atau ane sebutnya gang buntu :D
totally stub area hampir sama dengan stub area cuma areanya lebih di perketat lagi perbatasannya. area tersebut tidak menerima informasi routing apapun di jaringan lain selain jaringannya sendiri
ada lagi Not So Stubby Area (NSSA) berbeda dengan stub area lainnya routing tersebut masih mendapatkan informasi routing namun tidak semuanya, nah gunanya area tersebut jika ada protocol selain OSPF, misal EIGRP maka jika kita konfigurasi OSPF biasa router tidak akan menerima informasi routing EIGRP, maka konfigurasikan dengan menggunakan NSSA ini.




sedikit mau cerita hal menarik tentang ospf ini, temen ane waktu interview kerjaan ditanya soal begini










bisa ga area  ospf kita routing tidak menggunakan area 0 untuk menghubungkan antara area 1 dan 3?


nah jadi PR yak :p


Rabu, 23 September 2015

Masih banyak dari kita yang ga tau dimana dan kondisi seperti apa kita menggunakan static routing, jadi saya mau memeriahkan pandangan static routing secara luas dan penerapannya di lapangan.
walau masih belajar juga, dan belum megang service provider :D lagi siapa juga yg mau kantor SP jadi tempat oprekan ane :p hehehe semoga aja ada orang isp yang baca malah ngemailin ane buat main2 di tempatnya.. amiinn

jadi Static routing biasanya digunakan pada "network edge" dan biasanya di aplikasikan pada stub network, apa sih gan stub network itu?
ente nelpon provider buat masang jaringan IP Publik di rumah biar bisa internetan dan di remote dari luar (internet),  nah nah kita ini yang di sebut stub network, karena cuma satu link jaringannya yaitu ke rumah kita. sesuai gambar di bawah yak :v
static routing is often used at the netwprk edge to support attachment to stub network
   









  

 Static routing mendapatkan routing table di buat secara manual, maksudnya untuk bisa saling berkumunikasi antar network A dan network B harus mengetahui jalur mana dan tujuannya kemana (next-hop) untuk mendapatkan routing table, emang engga efisien kalo kita menerapkan static routing di jaringan skala besar, mangkannya diterapkan pada stub network.
nah kita bisa merapkan  2 next-hop ;
  • Single Next-Hop
  • Multiple Next-Hop
sekarang coba kita pake single next hop ya :)
 buat dulu topologynya seperti berikut, ehya kita menggunakan Juniper olive di vmware ya, jadi kita bermain di logical router atau logical system aja.





















paramernya router2 tersebut bisa saling ping loopback router tetangganya

Ip address konfigurasi
 R1
set logical-systems R1 interfaces em0 unit 0 vlan-id 12
set logical-systems R1 interfaces em0 unit 0 family inet address 12.12.12.1/30
set logical-systems R1 interfaces lo0 unit 0 family inet address 8.8.8.8/32
R2
 set logical-systems R2 interfaces em1 unit 0 vlan-id 12
set logical-systems R2 interfaces em1 unit 0 family inet address 12.12.12.2/30
set logical-systems R2 interfaces lo0 unit 1 family inet address 192.168.1.1/24
sekarang routing static konfigurasinya
R1
 set logical-systems R1 routing-options static route 192.168.1.0/24 next-hop 12.12.12.2
R2

set logical-systems R2 routing-options static route 8.8.8.8/32 next-hop 12.12.12.1
jadi kalo di baca konfigurasi routingnya, R1 meminta static route dengan tujuan 192.168.1.0/24 melewati jalur 12.12.12.2.
nah begitu juga sebaliknya R2 dengan tujuan 8.8.8.8 melewati 12.12.12.1
kita cek routing table nya.
R1
root# run show route logical-system R1

inet.0: 4 destinations, 4 routes (4 active, 0 holddown, 0 hidden)
+ = Active Route, - = Last Active, * = Both

8.8.8.8/32         *[Direct/0] 00:17:13
                    > via lo0.0
12.12.12.0/30      *[Direct/0] 00:17:13
                    > via em0.0
12.12.12.1/32      *[Local/0] 00:17:13
                      Local via em0.0
192.168.1.0/24     *[Static/5] 00:17:13
                    > to 12.12.12.2 via em0.0
R2
 root# run show route logical-system R2

inet.0: 5 destinations, 5 routes (5 active, 0 holddown, 0 hidden)
+ = Active Route, - = Last Active, * = Both

8.8.8.8/32         *[Static/5] 00:18:55
                    > to 12.12.12.1 via em1.0
12.12.12.0/30      *[Direct/0] 00:18:55
                    > via em1.0
12.12.12.2/32      *[Local/0] 00:18:55
                      Local via em1.0
192.168.1.0/24     *[Direct/0] 00:18:55
                    > via lo0.1
192.168.1.1/32     *[Local/0] 00:18:55
                      Local via lo0.1
ada perbedaan kan dari R1 dengan R2

saatnya verifikasi, pastikan semuanya bisa saling ping
Ping dari R2 ke loopback R1

[edit]
root# run ping 8.8.8.8 logical-system R2
PING 8.8.8.8 (8.8.8.8): 56 data bytes
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.516 ms
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.324 ms
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.470 ms
^C
--- 8.8.8.8 ping statistics ---
5 packets transmitted, 5 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 0.324/0.440/0.516/0.068 ms
 Ping dari R1 ke loopback R2
 root# run ping 192.168.1.1 logical-system R1
PING 192.168.1.1 (192.168.1.1): 56 data bytes
64 bytes from 192.168.1.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.375 ms
64 bytes from 192.168.1.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.376 ms
64 bytes from 192.168.1.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.457 ms
^C
--- 192.168.1.1 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 0.375/0.403/0.457/0.038 ms
oke kalo begini brrti sudah berhasil gans...
lanjut PR dengan topologi berikut ya




Senin, 21 September 2015

Akibat ikut training juniper di IDN jadi ketagihan maenan junos ini, sebelum training hanya sekedar tau2 konfig dasar aja, tapi setelahnya jadi pengen belajar lebih dalam mengenai junos/olive ini.

saya mau coba ceritakan materi berat nih :D, biasanya ketika masuk materi ini peserta udah mulai suntuk dan gagal fokus >.< yup, firewall make logika banget, kalahkan sama cinta, cinta aja ga make logika, hahaha. logika kadang jg ga mau jalan atau otak ane ga nyambung.. kalo anak programming mungkin mahir banget deh untuk masalah if .... then .... else...... ini.

Firewall digunakan untuk melindungi router dari serangan luar internet,WAN, atau jaringan lokal sendiri, bahayakan kalo jaringan kita kena Ddos yang bikin server down.
kalo udah down paling tinggal tunggu di komplen user terus di omelin sama atasan >.<

nah di router firewall ini tidak melakukan implementasi fungsi firewall secara penuh (Appliance), beda lagi kalo kita make seri firewallnya, jadi lebih kearah memfilter ip paket berdasarkan konten, service2 kaya telnet, routing, snmp dll, terus filter jaringan yang keluar (outbound) dan masuk (inbound), bisa juga pembatasan rate limit utk menghindari ddos.

biar makin ngerti coba kita buat study case permasalahannya ya










konfigurasi ip address dulu setiap interfacesnya

set logical-systems R1 interfaces em0 unit 1 vlan-id 12
set logical-systems R1 interfaces em0 unit 1 family inet address 12.12.12.1/30
set logical-systems R1 interfaces lo0 unit 0 family inet address 1.1.1.1/32
set logical-systems R1 protocols ospf area 0.0.0.0 interface all
set logical-systems R2 interfaces em0 unit 2 vlan-id 23
set logical-systems R2 interfaces em0 unit 2 family inet address 23.23.23.1/30
set logical-systems R2 interfaces em1 unit 1 vlan-id 12
set logical-systems R2 interfaces em1 unit 1 family inet address 12.12.12.2/30
set logical-systems R2 interfaces lo0 unit 2 family inet address 2.2.2.2/32
set logical-systems R2 protocols ospf area 0.0.0.0 interface all
set logical-systems R3 interfaces em1 unit 2 vlan-id 23
set logical-systems R3 interfaces em1 unit 2 family inet address 23.23.23.2/30
set logical-systems R3 interfaces lo0 unit 3 family inet address 3.3.3.3/32
 owh iya fitur juniper adalah bisa di buatnya logicar router atau system bro, jadi seperti router di dalam router, bisa routing ataupun management sendiri.

lanjut bikin routingannya ya, bikin routing dynamic aja dulu nah ane pake OSPF standar, untuk pembahasan routing nanti ane buat artikel yang berbeda

konfigurasi routing protocol
 set logical-systems R1 protocols ospf area 0.0.0.0 interface all
set logical-systems R2 protocols ospf area 0.0.0.0 interface all
set logical-systems R3 protocols ospf area 0.0.0.0 interface all
nah dalam tahap ini pastikan router R1 bisa ngeping ke router lainnya, begitupun sebaliknya

root# run ping 1.1.1.1 logical-system R3
PING 1.1.1.1 (1.1.1.1): 56 data bytes
64 bytes from 1.1.1.1: icmp_seq=0 ttl=63 time=1.022 ms
64 bytes from 1.1.1.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=1.169 ms
64 bytes from 1.1.1.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=1.093 ms
^C
--- 1.1.1.1 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max/stddev = 1.022/1.095/1.169/0.060 ms
 nah jika sudah berhasil routing dengan baik, kemudian kita lakukan konfigurasi firewall filter yang dinamai "block packet". karena simulasi ini berjalan dengan olive, maka konfigurasi firewall di lakukan di luar logical-router.
ane juga masih kurang paham kenapa firewall tidak bisa berjalan di simuasi(vmware) pada dalam logical-router :v perlu di tanya ke master barly ini. hahahah
set firewall filter block_packet term icmp from destination-address 2.2.2.2/32
set firewall filter block_packet term icmp from protocol icmp
set firewall filter block_packet term icmp then reject
set firewall filter block_packet term default then accept
konfigurasi diatas sudah mewakili soal diatas tadi, yaitu :
  • R3 bisa ping loopback R1, tetapi tidak bisa ping ke loopback R2
  • R1 bisa ping loopback R3, tetapi tidak bisa ping ke loopback R2
jadi ngebaca firewallnya apabila ada packet ping menuju address 2.2.2.2 maka akan dikenakan aturan reject. selain packet icmp akan di accept.

ehya ada dua macam kemungkinan dalam junos firewall filtering yaitu: match dan action
match yaitu mengijinkan untuk melakukan kondisi seperti apa yang akan di proses oleh firewall.
coba saja ketik syntac berikut
 set firewall filter block_packet term icmp from ? *terus tanda tanya
maka akan keluar match kondisi apa yg kita inginkan,seperti :
  • source address
  • destination address
  • tcp or udp port
  • protocol
  • icmp packet type
  • ip option
  • tcp flags
  • incoming/outgoing interface
sedangkan kondisi action  adalah perlakuan yang ingin diterapkan apabila router menerima paket yang sesuai dengan ketentuan match.
 set firewall filter block_packet term icmp then ? *terus tanda tanya
 
 action yang dapat di terapkan :
  • accept (menerima paket)
  • reject (menolak paket tapi menampilkan replay icmp)
  • discard ( menolak paket tapi tidak menampilkan apapun)
  • take no action
lanjuttt.....



setelah konfigurasi diatas, untuk memfungsikan fiter tersebut maka firewall di tanam pada interface "input" yang terdekat dengan tujuan yaitu router R2.

protocol filtering - implementasi firewall di interface
set logical-systems R2 interfaces lo0 unit 2 family inet filter input block_packet

Verifikasi Protocol filtering - Ping to loopback R2

###ping dari R3###
[edit]
root# run ping 2.2.2.2 logical-system R3
PING 2.2.2.2 (2.2.2.2): 56 data bytes
36 bytes from 2.2.2.2: Communication prohibited by filter
Vr HL TOS  Len   ID Flg  off TTL Pro  cks      Src      Dst
 4  5  00 0054 327a   0 0000  40  01 1613 23.23.23.2  2.2.2.2

36 bytes from 2.2.2.2: Communication prohibited by filter
Vr HL TOS  Len   ID Flg  off TTL Pro  cks      Src      Dst
 4  5  00 0054 327c   0 0000  40  01 1611 23.23.23.2  2.2.2.2

^C
--- 2.2.2.2 ping statistics ---
2 packets transmitted, 0 packets received, 100% packet loss
###ping dari R1###
[edit]
root# run ping 2.2.2.2 logical-system R1
PING 2.2.2.2 (2.2.2.2): 56 data bytes
36 bytes from 2.2.2.2: Communication prohibited by filter
Vr HL TOS  Len   ID Flg  off TTL Pro  cks      Src      Dst
 4  5  00 0054 329a   0 0000  40  01 2bff 12.12.12.1  2.2.2.2

36 bytes from 2.2.2.2: Communication prohibited by filter
Vr HL TOS  Len   ID Flg  off TTL Pro  cks      Src      Dst
 4  5  00 0054 329d   0 0000  40  01 2bfc 12.12.12.1  2.2.2.2

^C
--- 2.2.2.2 ping statistics ---
2 packets transmitted, 0 packets received, 100% packet loss

jika sudah begini berarti tandanya sudah sukses kita membuat filtering bro gan. hehehe
nah sekarang coba pake topologi yang sama cuma di ganti kondisi match dan actionnya

terus ada yang nanya perbedaan routing policy sama firewall filtering apa?
terus bedanya firewall fitering sama security apa?
nah makin panjangkan bahasannya >.< nanti akan ane share di mari,
waduuhhh jadi makin banyak PR kan :p

thanks mas bro barly dan IDN.

Selasa, 02 Desember 2014

oke karena kemaren udah ngereview cara menggunakan juniper vsrx sekarang kita coba konekin ke PC kita lewat gns3 ya gan :D

oke, sempet juga ane cerita kalo ternyata dari ova vsrx yang ada ga bisa running waktu di convert ke image. saya masih belum bisa nemuin cara convert yg baik dan bener, heheheh
jadi untuk kasus ini saya menggunakan vmware.

oke siapin gns3nya ya gan untuk gns3 ane make versi terbaru saat ini yaitu versi 1.2 agan bisa juga make versi di bawahnya ko.. tenang aja.. amannn

atu, buka vmwarenya dan  ubah network adapter di vmwarenya vmnet1 (costum) uncheck dhcp nya (ada di virtual network editor) ya
dua, terus buka network connection dan unchek juga ipv4&ipv6 tujuannya biar langsung masukin ipnya di router vmwarenya aja.












terus, bikin topologinya, konekin ke interface loopback, tau kan ya cara buat loopback, kalo ga salah saya juga pernah ngasih caranya di sini deh. hehehe













tiga, jalanin vsrx yang ada pada vmwarenya deh.tunggu aja ga sampe 2 menit kelar. tinggal makan dehh mmmmm dah kaya popmie :D
owh iya saya jalanin ini pake laptop corei3 ram 8gb, tapi semoga aja bisa dijalanin di pc atau laptop yang spek minim :)
kalo udah selesai tinggal login, root

















nah sekarang kita tinggal konfigurasinya deh :D
konfig awal buat password login sama ip address










password agan isi sesuka agan, waktu nyalain vmware junipernya minta password, kalo ane sih nganggepnya karena kalo ga dikasih password begini ga bisa ngecommit :v
hehehe

terus samain juga ya Ip address nya dibuat satu network sama ip address loopback















test ping dari router ke PC














test ping dari PC ke router juga











whattt ko ga bisa ngeping ke routernya??
ternyata kita harus mengaktifkan host inbound traffic supaya bisa saling replay
begini konfigurasinya :







test ping lagi deh dari pc ke routernya.
nah kalo mau di remote atau di kontrol dengan web gui atau junos web bisa dgn konfig sebagai berikut







Jumat, 21 November 2014

Juniper SRX akhirnya bisa digunakan di vmware/virtualbox otomatis pasti bisa di koneksikan di gns3 dong,
seneng banget sebenernya jadi bisa belajar ilmu tentang firewall ini, sebelumnya kita juga bisa menjalankan ASA firewall, PIX firewall maupun IDS  dengan gns3 ini, karena memang mereka perangkat dari cisco. tapi entah kenapa saya pengen ngerasain komen line nya yang lain. seperti juniper ini, biar ada sedikit greget dan gak mainstream. hehehe

nah juniper vsrx ini nama lainnya juniper firefly atau di artinya api terbang :D
lah ko api terbang ya? mungkin maksudnya firewall yang bebas, yang bisa digunakan tanpa perangkat junipernya (secara virtualisasi).
perbedaan dari junos sebelumnya semacem IOS junos10 atau olive12 yang menurut saya terlihat jelas adalah junos 10 atau olive 12 tidak bisa kita kasih komen # set security zones .....
ya namanya juga Firewall secara fitur yang di tawarkan pastinya mirip sama SRX series seperti UTM, Routing , Firewall Policy , NAT dll hanya fitur ethernet-switching saja yang belum ada seperti di EX Series.
asik sekali bukan :D
untuk belajar saja ga perlu membeli devicenya dan yang pasti bisa digunakan secara mobile alias didalam laptop. nah kita juga bisa menggunakan sampai 10 interface virtual network di simulasi lab kita :)
yg pastinya  kita bisa koneksikan dengan perangkat2 simulasi lainnyakaya cisco, mikrotik dan linux. hehehe







ane copy spack ama sekalanya dari agan blogger lain ya. heheh

vSRX Specs :
- Deploy OVA
- Defaults: 1GB memory, 2 VCPUs, 2GB hard disk
- SRX security features, missing clustering, UTM, IDP dll
- Up to ten virtual physical interfaces
- Hanya Support untuk Virtualisasi vSphere/ESX, Workstation (windows/Linux), VMware Fusion di Mac OSX dan KVM.
- Tidak dapat berjalan dengan VirtualBox, Xen, XenServer, atau yang lainnya.

yg mau maksain jalan di virtual box bisa dari vmware di export ke OVF tapi pas ane coba di virtual box nemuin kendala yaitu nentuin Interface card virtualnya yg slalu berubah (default) dan kita harus masukin serialnya nah ini juga suka balik sendiri (default)

terus ada yang nanya bisa di ubah menjadi IMG (image) langsung ga gan biar bisa jalan sebagai qemu di gns3??
yups ane juga tadinya pengen ngejalanin langsung dengan qemu gns3, tapi punya kendala lagi atau ane yg kurang paham. hehehe

yang ane terapin format OVA ane udah import di vmware (vmdk) lalu ane convert lagi make software stardwind v2 converter image. cari yg gratisan atau daftar dulu ambil yg trial aja tp sayangnya dia minta alamat email kantor kita. utk mahasiswa agak susah emang hehehe tp insya allah ntar ane coba share deh softwarennya kalo ada yg minat :)

nah udah dapet image nya setelah itu ane masukin ke qemu gns3nya dan ternyata....... tatattaaaaa
engga bisa T.T loadingnya lama banget.. entahlah apa yang salah.


Scale (VMware ad KVM)
- vRAM Required/Instance 2 GB
- vCPUs Required/Instance 2
- Max vNICs/Instance 10
- Max Zones 128
- Max Address Books 128
- Max Policies 10240
- Max Policies with Count 1024
- Max Applications/Policy 128
- Max Addresses/Policy 1024
- Max Addresses/Address-set 1024
- Max Firewall Sessions 256k
- Max PAT Sessions (Source NAT with PAT 256k
- MAC/ARP Table Size 8k
- Max VLANs 4k
- Max OSPF Routes 160k
- Max VRs Supported 5

atau bisa di lihat dari datasheet nya :
http://www.juniper.net/us/en/local/pdf/datasheets/1000489-en.pdf
http://www.juniper.net/us/en/products-services/security/firefly-perimeter/#evaluation


udah ya cerita ane, jadi bikin pengen orang doang kali ya. hehehhe
nanti kita masuk kestep selanjutnya :)
berikut SS ane nih



Mengenai Saya

Foto saya
Apa yang ada saya Tuangkan disini sebagai media pembelajaran saya| Revolusioner | Pekerja Keras dan belajar | Jawa,Republik Indonesia | @teguhsadana <> CCNA #425698715345BNVI <> JNCIA #G0EYZHES4F14K7X4 <> MTCNA #1509NA590
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!